Di dunia ini, hal yang paling ditakuti oleh banyak orang selain Perang Saudara, Perang Nuklir atau perang-perang lainnya, adalah mengalami sebuah fase kehidupan yang namanya... Berubah jadi orang, jelek!
Serius, hal ini rasanya dialami hampir oleh setiap orang yang dimulai pada masa Pubertas, dimana masalah-masalah gak penting muncul, mulai dari Jerawat yang mulai tumbuh subur, Perubahan suara yang tadinya imut tiba-tiba menjadi cempreng sampai pada permasalahan lainnya yang makin bikin hidup makin ribet, setelah tambah diribet-ribetin sama pihak Sekolah, tentunya.
Namun, karena pada hukum alamnya adalah bahwa masalah seperti ini akan terjadi pada orang yang masuk ke masa Pubertas, maka... ya semua remaja akan menjadi korban keganasan takdir. Orang yang tadinya cantik atau ganteng tiba-tiba hancur harga dirinya karena jerawat gunung yang tumbuh di wajahnya, ditambah dengan pertambangan minyak di wajahnya yang menjadi-jadi.
Lalu mereka-mereka ini, yang menjadi korban keganasan takdir mulai mencari-cari cara agar bisa kembali menjadi Sempurna, menjadi Ganteng kembali agar banyak para masokis yang suka sama dia, bida di-pedekate-in > tembak > terus jadian cuma satu minggu. Akibatnya orang masokis ini menutup diri karena sudah disakiti, meskipun disakiti tapi mereka tetep aja suka sama orang yang menyakitinya ini, ya namanya juga ya masokis.
Menjadi Cantik kembali, kemudian memulai lagi mengemban tugasnya sebagai Succubus di kalangan cowok-cowok item, jelek, dekil, dan anehnya masih bisa hidup. Memberikan "perhatian" palsu supaya dapet apa yang mereka inginkan, misalnya aja Uang, Jabatan atau apapun yang mereka inginkan. Gua gak bisa ngasih contoh lagi sih, karena emang gua bukan golongan orang jelek yang pernah dapet jatah deket-deketan dengan model begini.
Cara yang mereka tempuh untuk kembali menjadi sempurna pun ada yang normal, biasanya yang model beginian itu rasa percaya dirinya amat sangat tinggi, percaya bahwa penderitaan dimasa Pubertas itu akan berakhir dengan sendirinya, mereka tetap melanjutkan hidup dengan biasa. Tebar pesona sana-sini, dan ya karena emang udah sempurna fisik dari sananya, ya dapet-dapet aja pasangan baru yang ngomongnya "Gak papa kok dia punya kekurangan juga. Aku tetep sayang dia" ,well said.
Atau ada juga yang menempuh cara yang ekstrim, seperti mengkonsumsi obat-obatan penghilang Derita Masa Pubertas yang harganya beratus-ratus ribu, Konsultasi ke dokter yang harganya gak murah atau bahkan sampai dengan mengambil jalan alternatif termudah yaitu... Operasi. Entah operasi apa yang mereka lakukan, yang jelas tujuannya adalah untuk "Mengembalikan kesempurnaan yang mereka miliki" atau malah sampai pada "Menyempurnakan kesempurnaan yang mereka miliki".
Ya... Kelihatannya cukup pusing juga ngeliat perjuangan orang-orang yang memiliki fisik sempurna untuk tetap menjaga penampilan mereka tetap Indah dipandang, tetap menjaga agar banyak orang yang klepek-klepek dengan tampang mereka yang memang menawan.
Tapi, bagi gua yang emang dari lahir hakekatnya udah jelek, yang ditakdirkan lahir menjadi seorang yang jelek, rasanya Derita Masa Pubertas ini bukanlah sebuah hal yang harus dipermasalahkan karena ya... Mau ada Jerawat, Suara jadi cempreng sampai wajah dipenuhi minyak seperti tambang perminyakan di Saudi Arabia sana, hidup gua ya tetep jelek aja sampai Tuhan menunjukkan sosoknya di Surga nanti, ah entahlah.
Bahkan, mungkin kalau gua boleh berperan jadi orang jahat nan psikopat, gua akan sangat berterimakasih pada Tuhan diatas sana #sebutsajabegitu karena sudah mau sedikit 'membagi' cobaan yang bakalan gua rasakan seumur hidup kepada orang-orang yang Sempurna, meskipun yaa mereka cuma mengalaminya selama masa pubertas aja, selanjutnya ya mereka bakalan balik lagi jadi orang-orang sempurna fisiknya.
Tapi seenggaknya, gua sih berharap kepada mereka orang-orang yang sempurna ini bisa mendapatkan sedikit pencerahan berkat Derita Masa Pubertas ini "Sewaktu-waktu, mereka bisa kapan aja dirubah oleh Tuhan menjadi orang jelek" dan gak terlalu bangga dengan penampilan mereka yang sekarang.
Kalau ditanya "Apakah gua membenci orang-orang yang memiliki fisik yang sempurna?" Gua akan menjawab dengan sangat tegas, Nggak! Gua bersukur mereka diciptakan oleh Tuhan yang maha adil itu, karena dengan begitu gua bisa menikmati memandang mereka dengan pandangan mengagumi.
Dengan adanya mereka yang sempurna ini, gua bisa sedikit mendapatkan motivasi ketika belajar, karena gua perlu dan harus menjadi lebih pintar, hebat dan kreatif dari mereka. Karena nantinya pada saat persaingan di Dunia Kerja gua harus memiliki sesuatu yang bisa "dijual" kepada para orang berduit disana supaya ikhlas dan mau mempekerjakan gua. Kalau gua gak punya kemampuan apapun, apa yang bisa gua jual? Tampang? Badan? Gak bakal laku, sob! Kalau Ginjal atau Jantung mungkin masih bisa dijual murah, lah!
Beda ceritanya dengan orang-orang yang Ganteng dan Cantik, meskipun kemampuan mereka gak terlalu memadai, tapi ya... Tampang mereka bisa dijual lah sob! Mereka ini akan lebih mendapatkan kesempatan yang jauuuuh lebih besar dalam dunia kerja daripada yang dimiliki oleh orang yang Jelek.
Meskipun mereka tidak memiliki kepintaran yang memadai, mereka akan tetap mendapatkan pekerjaan dengan hasil yang besar, seperti menjadi Bintang film, Penyanyi, Model atau Pramugari atau bahkan langsung menjadi Orangkaya tanpa harus bekerja, meskipun nantinya akan mendapatkan gelar "Ibu - Ibu".
Coba bayangkan jika orang yang jelek tidak memiliki kepintaran yang memadai! Apa yang bisa didapatkan dalam dunia kerja? Menjadi Model? Model apa yang menerima orang jelek? Model Kain Kafan? Model peti mati? Model boneka efek tubuh perokok? Properti film horror? Kuli bangunan? Tukang sedot WC? Ya, itu juga masih kemungkinan. Masih ada perdebatan yang mengatakan bahwa nantinya pekerjaan ini juga bakal disabet oleh orang-orang Ganteng dan Cantik. Siapa sih yang mau menggunakan produk tersebut jika nantinya malah menjadi orang jelek?
Meskipun orang jelek seperti gua selalu mendapatkan kesulitan seperti itu dalam hidupnya karena keberadaan orang sempurna, tapi sampai kapan pun gua gak bakalan pernah membenci mereka-mereka yang memiliki fisik sempurna, karena jika mereka tidak ada... Lebih baik gua mati, karena apa jadinya dunia ini jika semua orang adalah orang jelek? Neraka? Nah itu!
Serius, hal ini rasanya dialami hampir oleh setiap orang yang dimulai pada masa Pubertas, dimana masalah-masalah gak penting muncul, mulai dari Jerawat yang mulai tumbuh subur, Perubahan suara yang tadinya imut tiba-tiba menjadi cempreng sampai pada permasalahan lainnya yang makin bikin hidup makin ribet, setelah tambah diribet-ribetin sama pihak Sekolah, tentunya.
Namun, karena pada hukum alamnya adalah bahwa masalah seperti ini akan terjadi pada orang yang masuk ke masa Pubertas, maka... ya semua remaja akan menjadi korban keganasan takdir. Orang yang tadinya cantik atau ganteng tiba-tiba hancur harga dirinya karena jerawat gunung yang tumbuh di wajahnya, ditambah dengan pertambangan minyak di wajahnya yang menjadi-jadi.
Lalu mereka-mereka ini, yang menjadi korban keganasan takdir mulai mencari-cari cara agar bisa kembali menjadi Sempurna, menjadi Ganteng kembali agar banyak para masokis yang suka sama dia, bida di-pedekate-in > tembak > terus jadian cuma satu minggu. Akibatnya orang masokis ini menutup diri karena sudah disakiti, meskipun disakiti tapi mereka tetep aja suka sama orang yang menyakitinya ini, ya namanya juga ya masokis.
Menjadi Cantik kembali, kemudian memulai lagi mengemban tugasnya sebagai Succubus di kalangan cowok-cowok item, jelek, dekil, dan anehnya masih bisa hidup. Memberikan "perhatian" palsu supaya dapet apa yang mereka inginkan, misalnya aja Uang, Jabatan atau apapun yang mereka inginkan. Gua gak bisa ngasih contoh lagi sih, karena emang gua bukan golongan orang jelek yang pernah dapet jatah deket-deketan dengan model begini.
Cara yang mereka tempuh untuk kembali menjadi sempurna pun ada yang normal, biasanya yang model beginian itu rasa percaya dirinya amat sangat tinggi, percaya bahwa penderitaan dimasa Pubertas itu akan berakhir dengan sendirinya, mereka tetap melanjutkan hidup dengan biasa. Tebar pesona sana-sini, dan ya karena emang udah sempurna fisik dari sananya, ya dapet-dapet aja pasangan baru yang ngomongnya "Gak papa kok dia punya kekurangan juga. Aku tetep sayang dia" ,well said.
Atau ada juga yang menempuh cara yang ekstrim, seperti mengkonsumsi obat-obatan penghilang Derita Masa Pubertas yang harganya beratus-ratus ribu, Konsultasi ke dokter yang harganya gak murah atau bahkan sampai dengan mengambil jalan alternatif termudah yaitu... Operasi. Entah operasi apa yang mereka lakukan, yang jelas tujuannya adalah untuk "Mengembalikan kesempurnaan yang mereka miliki" atau malah sampai pada "Menyempurnakan kesempurnaan yang mereka miliki".
Ya... Kelihatannya cukup pusing juga ngeliat perjuangan orang-orang yang memiliki fisik sempurna untuk tetap menjaga penampilan mereka tetap Indah dipandang, tetap menjaga agar banyak orang yang klepek-klepek dengan tampang mereka yang memang menawan.
Tapi, bagi gua yang emang dari lahir hakekatnya udah jelek, yang ditakdirkan lahir menjadi seorang yang jelek, rasanya Derita Masa Pubertas ini bukanlah sebuah hal yang harus dipermasalahkan karena ya... Mau ada Jerawat, Suara jadi cempreng sampai wajah dipenuhi minyak seperti tambang perminyakan di Saudi Arabia sana, hidup gua ya tetep jelek aja sampai Tuhan menunjukkan sosoknya di Surga nanti, ah entahlah.
Bahkan, mungkin kalau gua boleh berperan jadi orang jahat nan psikopat, gua akan sangat berterimakasih pada Tuhan diatas sana #sebutsajabegitu karena sudah mau sedikit 'membagi' cobaan yang bakalan gua rasakan seumur hidup kepada orang-orang yang Sempurna, meskipun yaa mereka cuma mengalaminya selama masa pubertas aja, selanjutnya ya mereka bakalan balik lagi jadi orang-orang sempurna fisiknya.
Tapi seenggaknya, gua sih berharap kepada mereka orang-orang yang sempurna ini bisa mendapatkan sedikit pencerahan berkat Derita Masa Pubertas ini "Sewaktu-waktu, mereka bisa kapan aja dirubah oleh Tuhan menjadi orang jelek" dan gak terlalu bangga dengan penampilan mereka yang sekarang.
Kalau ditanya "Apakah gua membenci orang-orang yang memiliki fisik yang sempurna?" Gua akan menjawab dengan sangat tegas, Nggak! Gua bersukur mereka diciptakan oleh Tuhan yang maha adil itu, karena dengan begitu gua bisa menikmati memandang mereka dengan pandangan mengagumi.
Dengan adanya mereka yang sempurna ini, gua bisa sedikit mendapatkan motivasi ketika belajar, karena gua perlu dan harus menjadi lebih pintar, hebat dan kreatif dari mereka. Karena nantinya pada saat persaingan di Dunia Kerja gua harus memiliki sesuatu yang bisa "dijual" kepada para orang berduit disana supaya ikhlas dan mau mempekerjakan gua. Kalau gua gak punya kemampuan apapun, apa yang bisa gua jual? Tampang? Badan? Gak bakal laku, sob! Kalau Ginjal atau Jantung mungkin masih bisa dijual murah, lah!
Beda ceritanya dengan orang-orang yang Ganteng dan Cantik, meskipun kemampuan mereka gak terlalu memadai, tapi ya... Tampang mereka bisa dijual lah sob! Mereka ini akan lebih mendapatkan kesempatan yang jauuuuh lebih besar dalam dunia kerja daripada yang dimiliki oleh orang yang Jelek.
Meskipun mereka tidak memiliki kepintaran yang memadai, mereka akan tetap mendapatkan pekerjaan dengan hasil yang besar, seperti menjadi Bintang film, Penyanyi, Model atau Pramugari atau bahkan langsung menjadi Orangkaya tanpa harus bekerja, meskipun nantinya akan mendapatkan gelar "Ibu - Ibu".
Coba bayangkan jika orang yang jelek tidak memiliki kepintaran yang memadai! Apa yang bisa didapatkan dalam dunia kerja? Menjadi Model? Model apa yang menerima orang jelek? Model Kain Kafan? Model peti mati? Model boneka efek tubuh perokok? Properti film horror? Kuli bangunan? Tukang sedot WC? Ya, itu juga masih kemungkinan. Masih ada perdebatan yang mengatakan bahwa nantinya pekerjaan ini juga bakal disabet oleh orang-orang Ganteng dan Cantik. Siapa sih yang mau menggunakan produk tersebut jika nantinya malah menjadi orang jelek?
Meskipun orang jelek seperti gua selalu mendapatkan kesulitan seperti itu dalam hidupnya karena keberadaan orang sempurna, tapi sampai kapan pun gua gak bakalan pernah membenci mereka-mereka yang memiliki fisik sempurna, karena jika mereka tidak ada... Lebih baik gua mati, karena apa jadinya dunia ini jika semua orang adalah orang jelek? Neraka? Nah itu!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar